Contoh Menu Makanan untuk Penderita Tbc Sampai Sembuh

.
kementriankesehatan.com - Penderita tbc, mengalami penurunan berat badan secara drastis sebab bakteri bertahan hidup dengan memakan protein. Untuk itu disarankan mengkonsumsi menu makanan yang tinggi protein. Contoh-nya telur, ayam, dan ikan.

Nah fungsi protein itu sendiri membantu memproduksi sel darah putih yang berperan untuk menjaga sistem kekebalan tubuh. Dengan mengkonsumsi makanan bergizi tersebut, produksi sel darah putih meningkat. Secara otomatis, sistem imun juga meningkat.

Bagi yang memiliki saudara atau istri, atau memang dirinya sendiri terkena, harus menjaga dan memperhatikan pola makan. Saya sendiri, oleh dokter disarankan mengkonsumsi minimal 2 butir telur perhari. Oleh sebab itu, berat badan saya naik 4 Kg walaupun sedang terkena tbc.

Tak ada menu khusus yang harus dimakan, selama makanan tersebut kaya protein. Tidak harus telur, apabila orang tersebut alergi bisa diganti dengan ayam, atau lainnya.

Bisa juga mengkonsumsi ikan gabus, dahulu saya disarankan untuk memakannya oleh dokter. Namun karena waktu itu bukan musim penghujan, dan sudah sangat jarang ditemui di tempat tinggal saya. Jadi saya tidak pernah makan ikan gabus selama pengobatan. 

Walaupun makanan tersebut tinggi protein, juga perlu diperhatikan bumbunya, apabila proses memasak. Pastikan makanan tersebut tidak memicu batuk karena dapat menyiksa pasien.

Makanan tidak boleh terlalu pedas, tidak boleh terlalu banyak minyak, kalaupun pakai minyak akan lebih sehat lagi yang 0 kolseterol.

Contoh untuk menu makanan yang saya konsumsi saat masih menjadi penderita tbc, antara lain: ayam, telur, ikan, dan sapi.

1. Telur.

"contoh menu makanan untuk penderita tbc"
Telur merupakan menu makanan yang baik untuk penderita tbc, sebab dalam 1 butirnya mengandung 6,29 gram protein.

Pada 2 bulan pengobatan seminggu sekali atau dua kali biasanya saya mengkonsumsi telur 4-6 butir perhari.

Jadi sekali makan 2 butir. Di bulan ke 3 dan seterusnya saya malah sangat sering makan telur.
Cara pengolahan:
-Direbus.
Sedangkan cara memasak atau mengolah telurnya yang baik untuk penderita tbc, berupa telur rebus apabila itu telur ayam, dan bisa juga telur asin apabila telur bebek.

-Digoreng.
Namun, bisa juga diceplok dengan margarin atau minyak 0 kolesterol, minyak jenis ini biasanya warnanya jernih seperti air mineral namun haraganya 3x lipat dari minyak biasa.

Saya sendiri, sebenarnya lebih sering makan telur ceplok, yang digoreng dengan minyak 0 kolseterol, atau kadang margarin. Untuk sarapan 2 butir, nanti makan siang bisa diganti dengan ayam agar tidak bosan, lalu malamnya 2 butir telur lagi. Bosan, terus menerus telur? Tidak boleh bosan, kalau ingin sembuh.

2. Ayam.

"contoh menu makanan untuk penderita tbc"
Pada 2 bulan pengobatan, ayam merupakan contoh menu makanan untuk penderita tbc yang paling sering dan banyak saya makan.

Pada pagi hari saya makan ayam goreng dengan lalaban. Lalu siangnya makan telur 2 butir. Malamnya makan ayam lagi. Hal itu berlangsung hampir selama 2 bulan. 

Karena hampir setiap hari makan ayam, menu makan malam diganti dengan ikan. Saya memilih ayam, sebab ayam termasuk ke dalam daging putih, daging jenis inilah yang lebih sehat disbanding daging merah.

Kandungan protein dalam ayam petelur pun cukup tinggi yang dapat membantu mencukupi angka kebutuhan gizi harian.
Cara penggolahan:
- Digoreng.
Ayam bisa dimasak dengan digoreng menggunakan minyak rendah kolesterol, itupukn kalau kita beli mentah. Namun kadang karena tidak mau repot, lebih suka membeli ayam gorengnya, jadi mau tidak  mau makan berminyak. Biasanya ayam tersebut karena banyak minyaknya saya tiriskan dengan tissue.

- Dibakar.
Cara ini mungkin agak ribet, namun dengan dibakar maka akan mengurangi kadar minyak yang digunakan. 

Hal ini untuk menghindari tenggorokan gatal, saat memakannya, sebab dapat memicu batuk. Kalau sudah batuk, dada terasa sakit, dan guncangan akibat batuk juga bisa memperparah luka paru-paru.

3. Ikan.

"contoh menu makanan untuk penderita tbc"
Jika mengikuti rekomendasi dokter ikan yang baik dan tinggi protein adalah ikan gabus. Ikan gabus memang menu makanan yan baik untuk penderita tbc. Namun bukan berarti diharuskan.

Saya sendiri waktu masih pengobatan seminggu sekali makan ikan nila, gurame, hingga lele.
Cara pengolahan:
- Digoreng
Ikan yang saya konsumsi waktu itu lebih banyak yang digoreng. Seperti biasa, minyaknya saya tiriskan dengan tissue. Nah biasanya karena sudah dengan ikan, hanya makan lalaban, untuk menghindari sayuran berminyak lain.

- Dibakar
Ikan bakar beberapa kali saya konsumsi namun sangat jarang, saya sendiri sebenarnya tidak terlalu suka ikan karena bau amisnya.

Walau begitu ikan merupakan daging yang paling sehat diantara jenis daging lainnya karena rendah lemak, dan kolesterol, namun tinggi protein. Oleh sebab itu menteri perikanan mengatakan kalau tidak makan ikan, saya tenggelamkan!

4. Daging sapi.

"contoh menu makanan untuk penderita tbc"
Meskipun daging sapi termasuk ke dalam daging merah, bukan berarti tidak boleh dimakan. Sebab daging merah juga memiliki nutrisi yang tinggi seperti zat besi yang baik untuk pembentukan sel darah merah, dan protein.

Untuk daging sapi, walaupun menu makananan yang cukup baik untuk penderita tbc, saya jarang mengkonsumsinya karena mahal. Biasanya 2 minggu sekali atau sebulan sekali baru makan rending.

Dan menurut salah satu teman kita, daging sapi, dan kambing tidak diperbolehkan karena bakteri tbc katanya berawal dari hewan seperti kambing dan sapi.

Namun dari literature yag saya baca, bakteri tbc pada hewan dan manusia itu berbeda. Dan apabila dimasak dengan suhu minimal 100 derajat celsius, bakteri, dan telur cacing mati.
Cara pengolahan:
 - Disemur
Umumnya daging sapi dibuat rending.

-Dibuat sop
Nah mungkin ini yang paling sering saya konsumsi, dalam bentuk sop.

Contoh menu makanan untuk penderita tbc selama satu minggu:

1. Senin.
Sarapan : 2 butir telur, dan sepiring nasi, beserta sayuran seperti oseng tempe, kacang panjang, atau kangung. Serta segelas susu.
Makan siang: Ayam goreng, dengan lalaban. Boleh makan pedas asal tidak berlebihan.
Makan malam: Ikan bakar, dengan lalaban.

2. Selasa.
Sarapan : Ayam balado, dengan nasi.
Makan siang : 2 butir telur rebus, dengan sayur bening.
Makan malam : Ikan teri, dan sayur bening, sedikit sambal.

3. Rabu.
Sarapan : 2 butir telur balado, dan sepiring nasi.
Makan siang : Ayam goreng, dan sepiring nasi.
Makan malam : 2 butir telur ceplok, dan sepiring nasi serta sayur kangkung.

4. Kamis.
Sarapan : Sop ayam, dan nasi.
Makan siang : Sop ayam dan nasi.
Makan malam : 2 butir telur asin, nasi dan sayur bening.

5. Jumat.
Sarapan : Sop daging sapi, dan nasi
Makan siang : Ayam goreng, nasi dan lalaban.
Makan malam : 2 butir telur ceplok dan nasi

6. Sabtu (Contoh menu telur satu hari).
Sarapan : sebutir telur dadar, dan sepiring nasi.
Makan siang : 2 butir telur balado, dan nasi serta sayuran.
Makan malam : 2 butir telur ceplok, nasi dan sayuran.

Setiap waktu makan sebaiknya ditambah dengan segelas susu, sebab mengandung 6 gram pergelasnya, hampir sama dengan makan sebutir telur. Hal ini bertujuan untuk membantu mememenuhi kebutuhan protein.
Akan lebih baik lagi juga ditambah dengan sebuah pisang. Jadi setelah makan lalu minum susu, dan setelah itu makan pisang.

Apabila hal ini dilakukan secara disiplin, tanpa lupa minum obat berat, badan si pasien biasanya akan naik hingga 4 KG.

Nah untuk ikan, sebaiknya jangan terlalu sering makan ikan asin, sebab ikan tersebut diproses dengan cara memberikan garam yang tinggi, dan menurut sebuah penelitian terdapat kandungan yang dapat memicu pertumbuhan kanker.

Ikan asin, pada prinsipnya merupakan ikan yang diawetkan, dan ikan yang tidak segar biasanya mengalami penurunan kandungan gizi yang drastis tergantung lama, dan cara pengolahannya.

Kesimpulan:

Dari dokter yang menanangi saya, disarankan untuk mengkonsumsi 2 butir telur sehari, dan ikan gabus karena tinggi protein.

Namun pada prinsipnya tak ada keharusan makan ini itu, selama mekanan tersebut tinggi protein, makanan tersebut baik dijadikan menu makanan untuk penderita tbc, karen membantu proses penyembuhan.

Namun perlu diperhatikan, sebaikanya makanan tersebut tidak memicu batuk.
Menghindari makanan berminyak dan pedas mungkin musatakhil, sebaiknya memilih yang sedikit minyak, dan tidak terlalu pedas. Pada 2 bulan pengobatan sebaiknya penderita tbc juga mengindari makan mie.

Komentar

Trending

Bolehkah Penderita TBC Makan Mie? (Pengalaman Pribadi)

Penderita Tbc Jangan Mandi Air Dingin Dulu

Cara Menaikan Berat Badan 4 Kg Bagi Penderita Tbc (Pengalaman Pribadi)

Susu Penderita Tbc Untuk Menaikan Berat Badan

Penderita TBC Boleh Minum Es? (Pengalaman Pribadi)

Pengertian Keperawatan Terbaru Menurut Para Ahli