Manfaat Daun Katuk Untuk Kesehatan Banyak, Namun Berbahaya!

.

Tentang

kementriankesehatan.com - Daun katuk memiliki manfaat untuk kesehatan terutama bagi ibu hamil, dan pria. Daun katuk banyak digunakan dan dipercaya oleh orang Asia Tenggara terutama Indonesia, sebagai obat. Dahulu saat saya masih kecil, tanaman yang memiliki bahasa latin agak susah dibaca bagi saya: sauropus androgynus ini tumbuh di pekarangan samping rumah, di pojok pagar rumah kakek. Saya kadang memetiknya, dan dulu sempat ingin mencabutnya, karena saya pikir ini tanaman liar yang tidak memiliki khasiat. Namun Budhe saya melarangnya, katanya itu tumbuhan obat.
Bagaimana bisa tanaman katuk yang memiliki daun hijau berjajar dan banyak dalam satu tangkai, dengan bunga ungu, dan buah sebesar kacang polong itu memiliki manfaat kesehatan. Dari yang beredar di lingkungan sekitar, daun katuk memiliki manfaat untuk memperlancar ASI, karena dapat meningkatkan produksi susu. Sehingga konon lagi, banyak produk susu yang dicampur dengan daun katuk.
Ternyata dalam daun katuk terdapat berbagai nutrisi antara lain:
- Protein nabati sebesar 8%.
- Serat kasar sebesar 20%
- Vitamin K yang tinggi.
- Vitamin A atau betakaroten.
- Vitamin B.
- Vitamin C.
- Kalium.
- Kalsium.
- Zat Besi.
- Magenesium.
- Klorofil.
manfaay daun katuk
source: commons.wikimedia

Manfaat

Dari nutrisi yang terkandung di dalam daun katuk, maka bisa memiliki potensi manfaat kesehatan, antara lain:
1. Kesehatan ibu hamil
Di dalam daun katuk terdapat senyawa kimia, yang disebut fitokimia, yang bersifat obat. Senyawa ini merupakan salah satu dalam 7 senyawa kimia yang dapat merangsang pertumbuhan hormon steroid. Senyawa inilah yang merangsang hormon wanita.
2. Meningkatkan produksi Asi
Beberapa peneleliti mengungkapkan bahwa kandungan kimia dalam daun katuk, yaitu sterol, memiliki sifat estrogenik, yang memiliki manfaat hormonal, memicu produksi susu sehingga ASI menjadi melimpah. Selain itu, nutrisi yang ada di dalamnya juga berperan atau membantu meningkatkan kualitas ASI.
3. Cepat punya anak
Mengkonsumsi daun katuk memiliki manfaat meningkatkan kualitas, dan produksi sperma. Bagi yang sudah menikah dan belum memiliki momongan, terutama pria, daun katuk mungkin bisa dijadikan alternatif pengobatan.
4. Perawatan kecantikan
Beberapa ibu hamil mengkonsumsi daun katuk mendapatkan manfaat kulit jadi lebih haulu, rambut, dan kuku jadi sehat. Terutama saat trisemester pertama kehamilan.
5. Mencegah Osteoporosis
Kandungan kalisum dalam daun katuk mencapai 2,8%, hampir sama seperti bayam, sehingga ber-manfaat untuk kesehatan tulang, terutama mencegah osteoporosis.
6. Obat Influenza
Daun katuk mengandung senyawa enfedrin yang ber-manfaat untuk memabantu proses penyembuhan penyakit influenza. 
7. Sumber energi dan nutrisi
Dalam daun katuk terdapat vitamin A, yang ber-manfaat untuk mencukupi kebutuhan nutrisi harian, menjaga kesehatan mata, menjaga kesehatan kulit. Selain itu juga kaya akan protein yang hampir 7%, serat 19%, vitamin, B, C, bahkan kandungan karbohidratnya hampir setera dengan daun pepaya, dan singkong. Hal ini sangat ber-manfaat untuk mencukupi kebutuhan nutrisi harian.
8. Obat Herbal
Daun katuk mengandung berbagai macam senyawa organik  seperti tanin,  saponin dan alkaloid yang bersifat obat. Nah senyawa inilah yang memiliki manfaat sebagai antibakteri.
9. Membantu mengobati tekanan darah tinggi
Salah satu penyebab tekanan darah naik adlaah karena kadar kalsium yang rendah, daun katuk mengandung kalisum tinggi sehingga bisa di-manfaat-kan untuk membantu menurunkan tekanan darah.
10. Sumber klorofil
Dalam daun katuk terdapat klorofil yang memiliki manfaat untuk menghilangkan bakteri, virus, dan dan parasit di dalam tubuh.
11. Membantu pembentukan kolagen, dst
Senyawa utama yang terdapat pada daun katuk mampu membantu pembentukan kolegen, pembawa lemak, pengangkut, elektron, kesehatan gusi, mengendalikan kadar kolesterol, meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Cara penggunaan

Sebenarnya daun katuk termasuk ke dalam tumbuhan semak, dan beberapa orang me-manfaatkan-nya sebagai sayuran, sehingga apabila ingin digunakan disimpan sebelum digunakan bisa dengan berbagai cara anatara lain:
-dikeringkan
-disimpan dalam lemari es
-disimpan didalam toples/kedap udara
Cara penggunaannya yaitu:
1. Teh
Caranya :
-Pilihlah daun katuk yang segar/baru dipetik
-Rebus ke dalam duagelas air.
-Tunggu hingga menjadi satu gelas.
-Dan tuangkan ke dalam gelas, lalu tambahkan sesendok madu, dan atau perasan lemon (ini hanya opsi tidak dicampur juga tidak masalah)

Efek samping

Selain memiliki berbagai manfaat kesehahtan terutama untuk ibu hamil dan pria, daun katuk bisa menyebabkan bronkitis permanen, hal ini karena adanya kandungan papaverina, sejenis alkaloid yang juga ada dalam opium, sehingga yang paling parah bisa menyebabkan kematian karena keracunan.
Sebuah penelitian yang dilakukan di Taiwan, mengkonsumsi daun katuk secara terus menerus minimal 150mg perhari, selama minimal 2 minggu hingga 7 bulan bisa akan menyebabkan sesak nafas, kehilangan nafsu makan, hingga susah tidur.

Solusinya

Mengkonsumsi daun katuk harus/wajib/fardu'ain direbus dahulu, sebab bila melalui proses pemanasan, dapat merusak sifat antiprotozoa sehingga racun bisa dikurangi, hingga dihilangkan.

Kesimpulan

Manfaat daun katuk untuk kesehatan banyak namun berbahaya. Untuk itu perlu diperhatikan durasi konsumsinya tidak boleh lebih dari 2 minggu, dan harus ditebus terlebih dahulu. Durasi memasaknyapun lebih baik jangan terlalu lama, sebab seperti sayur dan buah lain, bisa mengurangi nutrisi di dalamnya.
reference: drhealthbenefits. 20 Scientific Health Benefits of Katuk Plan. 18-02-2019. 19:06 WIB.

Komentar

Trending

Penderita TBC Boleh Minum Es? (Pengalaman Pribadi)

Bolehkah Penderita TBC Makan Mie? (Pengalaman Pribadi)

Contoh Menu Makanan untuk Penderita Tbc Sampai Sembuh

Cara Menaikan Berat Badan 4 Kg Bagi Penderita Tbc (Pengalaman Pribadi)

Susu Beruang Bagus Untuk Penderita Tbc (Pengalaman)

Penderita Tbc Boleh Minum Susu Sebelum atau Setelah Minum Obat? (Pengalaman Pribadi)

Penderita Tbc Jangan Mandi Air Dingin Dulu