Manfaat Bekicot Bagi Kesehatan, Bisa Menurunkan Resiko Kanker?

.
Latarbelakang:
kementriankesehatan.com - Kebanyakan orang mengenal bekicot sebagai hama tanaman, namun sebenarnya bekicot memiliki manfaat bagi kesehatan. Hewan yang menjadi hama padi ini, di beberapa daerah di Indonesia seperti Jogja, dan lamongan dijadikan suatu masakan. Saya pernah tidak senagaja beli sate di angkringan. Saya pikir itu ati, pas mau dicium kok amis banget. Eh pas dimakan, buset, rasanya agak aneh, dan menyebabkan mual. Setelah saya tenya teman, rupanya itu bekicot. Namun walau begitu, ada juga yang menyukainya, dan ternyata sebuah penelitian menunjukan bahwa daging bekicot mengandung banyak nutrisi, sehingga memiliki manfaat bagi kesehatan. Apa saja?
"manfaat bekicot bagi kesehatan"
source: pexels
Tentang:
Daging bekicot, mengandung protein yang tinggi, vitamin dan mineral, dan kelebihannya rendah rendah lemak. Apabila anda memilik kadar kolesterol tinggi sebaiknya konsultasi ke dokter atau jangan terlalu sering mengkonsumsinya karena hewan ini kaya kolesterol.
Manfaat:
  • Memperkuat tulang dan gigi
Daging bekicot kaya akan magnesium, yang dapat memperkuat tulang, gigi. Dalam 23ons 85 gram gramnya mengandung 212 magensium, artinya itu mencukupi kebutuhan harian magnesium 68%. Zat ini juga berfungsi mengatur nutrisi kalsium, kalium, seng, dan vitamin D.
  • Menurunkan resiko kanker
Daging bekicot mengandung selenium, yang berperan sebagai enzim, atau yang dikenal sebagai selenoprotein. Nah fungsi enzim itu berperan sebagai pendukung antioksidan yang mencegah radikal bebas, yang menyebabkan pertumbuhan sel kanker. Selenium juga bisa menurunkan resiko jantung, asam urat, dan infeksi. Setiap harinya, orang membutuhkan 55 mikrogram selenium, dan dalam 3 ons dagong bekicot mengandung, 23,3 mikrogram. Kekurangan selenium juga bisa menyebabkan seseorang tidak subur.
  • Mencegah diabetes, dan lainnya.
Dalam dagung bekicot terdapat kandungan vitamin E, yang membantu metabolisme, dan mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas. Apabila kekurangan vitamin E, maka akan kesulitan mengendalikan otot-otot, penyakit ginjal dan hati. Apabila rutin mengkonsumsi vitamin E, maka akan mengrunagi resiko diabetes, kanker, jantung. dan Alzheimer
  • Menjaga kesehatan tulang
Daging bekicot mengandung fosfor yang membantu mengatur metabolisme, pemeliharan tulang, dan pengaturan nutrisi. Dalam 3 ons, terdapat 231 miligram fosfor, atau 33% kebutuhan harian. Namun konsumsi fosfor juga tidak boleh berlebihan karena bisa berdampak pada resiko osteoporosis karena mengganggu penyerapan kalsium.
Kesimpulan:
Daging bekicot memiliki nutrisi yang tinggi sehingga bermanfaat bagi keseahatan, namun tetap memperhatikan intensitas makannya, terutama yang memiliki riwayat kolesterol, dan osteoporosis.
referensi: Healthyeating.sfgate. Are Snails Healthy to Eat? 06-02-2019 14:47 W.I.B.

Komentar

Trending

Bolehkah Penderita TBC Makan Mie? (Pengalaman Pribadi)

Penderita Tbc Jangan Mandi Air Dingin Dulu

Cara Menaikan Berat Badan 4 Kg Bagi Penderita Tbc (Pengalaman Pribadi)

Susu Penderita Tbc Untuk Menaikan Berat Badan

Contoh Menu Makanan untuk Penderita Tbc Sampai Sembuh

Penderita TBC Boleh Minum Es? (Pengalaman Pribadi)

Pengertian Keperawatan Terbaru Menurut Para Ahli