5 Dampak Polusi Udara Terhadap Kesehatan Manusia dan Lingkungan

.
Latarbelakang:
kementriankesehatan.com - Polusi udara menjadi perhatian penting khususnya pada abad ini, yang semakin majunya teknologi, memiliki dampak lurus terhadap produksi limbah, hal ini sangat membahayakan kesehatan karena polusi udara bersifat toksin/racun bagi pernafasan, dan juga merusak lingkungan, seperti tumbuhan atau hewan.
"dampak polusi udara terjadap kesehatan manusia dan lingkungan"
source: wikipedia
Tentang:
Berdasarkan Organisasi Kesehatan Dunia, ada 6 polutan udara, yaitu polusi partikel, ozon, karbon monoksida, sulfur oksida, nitrogen oksida, dan timbal. Apabila seseorang menghirupnya dalam jangka pendek, ataupun panjang akan memicu masalah kesehatan, antara lain: penyakit pernafasan seperti asma, kardiosvaskular, komplikasi neuropskiatri, iritasi mata, penyakit kulit, dan kanker. Tak heran bila polusi udara menyebabkan kematian jutaan orang pertahunnya.
Penyebab:
Polusi udara juga bisa disebabkan oleh rokok, dan aktivitas gunung berapi, sedangkan yang karena teknologi meliputi kendaraan bermotor, hingga kegiatan produksi pada pabrik.
Dampak:
Polusi udara memiliki resiko tinggi terhadap kanker apabila dihirup dalam jangka panjang, sedangkan bagi pernafasan bisa menyebabkan PPOK, atau penyakit paru obstruktif kronis, penyakit yang tidak bisa disembuhkan.
Kesehatan:
1. Gangguan pernafasan
Karena polusi udara berada di jalur pernafasan, maka menyebabkan kerusakaan dalam sistem pernafasan tergantungg seberapa banyak yang dihirup. Biasanya diawali dengan saluran atasm dan menyebabkan iritasi, sehingga menyebabkan gangguan suara. Apabil aterus menerus bisa racun akan merusak jaringan, menyebabkan asma, dan kanker paru-paru hingga yang paling parah PPOK.
2. Disfungsi Kardosvaskular
Beberpaa penelitian menunjukan bahwa polusi udara meningkatkan resiko penyakit jantung., perubahan kadar sel darah putih yang berfungsi sebagai sistem kekebalan tubuh,  dan sebuah penelitian pada hewan bisa berdampak pada hipertensi atau tekanand arah tinggi.
3. Komplikasi Neuropskiatri.
Meski sempat menajdi perdebatan di masa lalu, namun sekarang banyak yang meyakini bahwa polusi udara yang bersifat racun ini bisa merusak sistem saraf seperti komplikais neurologis dan gangguan kejiwaan, terutama pada bayi dan anak kecil. Sebuah penelitian ternbaru menunjukan bahwa ada hubungan anatara tingkat kegelisahan/stress orang terhadap polusi udara khususnya di ibukota. 
4. Infeksi Kulit
Bagian tubuh yang pertama kali kontak dengan polusi udara umumnya adalah kulit. Sama seperti pernafasaan, kulit juga menyerap racun, akibatnya menyebabkan infeksi, bintik-bintik, hingga penuaan.
5. Kebutaan
Mata merupakan bagian yang sensitif. Sebuah penelitian menunjukan bahwa ada hubungan anatara polusi udara dan penyebab mata kering, bahkan bila terlalu lama bisa menyebabkan kebutaan.
Lingkungan:
1. Hujan asam
Polusi yang berlebihan bisa menyebabkan hujan asam, yang berisi asam nitrat, dan sulfur, zat kimia berbahaya karena bersifat racun yang mengaibatkan kematian pada lingkungan seperti ikan-ikan mati di sungai, patung/monumen nasional rusak karena zat asam, tumbuhan dan hewan keracunan dan mati.
2. Eutrofikasi
Kondisi dimana konsetrat nutrisi menjadi tinggi karena perkembangan yang cepat, akibatnya merespon pertumbuhan ganggang yang bisa menyebabkan kematian apda ikan-ikan, dan keanekaragaman hewan, biasanya disebabkan oleh esmisi udara dari pembangkit listrik.
3. Haze
Yaitu kondisi dimana sinar matahari menumukan partikel polusi kecil di udara, akibatnya mengaburkan kejelasan, warna, teksur dan bentuk yang kita lihat.
4. Kepunahan satwa liar
Sebuah penelitian menunjukan bahwa pemaparan polusi udara yang berlangsung lama pada satwa menyebabkan cacat lahir, kegagalan di reproduksi, hingga berbagai macam penaykit.  Hal ini juga berdampak pada tercemarnya sumber ari bersih, seperti mata air, atau sungai dan mengakibatkan kercaunan pada hewan dan kematian.
5. Penipisan ozon
Ozon bertugas melindungi manusia dari bahaya sinar ultraviolet, apabila polusi udara naik sampai kelapisan ozon, maka akan merusak dan menyebabakn kerusahan berupa lubang, ini bisa menyebabkan peningkatan radiasi UV yang menyebabkan penyakit kanker kulit, katarak, hingga gangguan sistem kekabalan tubuh.
6. Kerusakan tanaman
Akibat dari polusi udara yang menyebabkan hujan asam membawa zat berbahaya, beberapa tanaman sensitif seperti kedelai dana padi akan mengalami penurunan jumlah penen, kerusakan hingga kematian tanaman.
7. Pemanasan Global
Mesikipun banyak diperdebatan hingga saat ini, beberapa ilmuan muali yakin dengan banayk bukti yang dilihat pada abad sekarang, polusi udara secara teoritis menyebabkan suhu bumi tidak stabil karena kandungan gas karbon monoksida, dan metana meningkatkan suhu panas bumi. Gejalanya meliputi kutub es mencair, musim yang memilik rentan berubah-ubah atau tidak pasti. Hal ini bisa berdampak pada pertanian, satwa, hingga kesehatan manusia karena perubahan iklim secara mendadak dan esktrim.
Kesimpulan:
Polusi udara memiliki dampak negative terhadap kesehatan manusia karena mendatangkan berbagai macam penyakit pernafasan, kulit hingga saraf, serta menyebabkan kerusakan lingkungan. Biasanya masalah ini dihadapi, dan meningkat di negara berkembang seperti Indonesia, atau Iran. Cara pencegahannya, bisa dilakukan dengan membatasi penggunaan teknologi yang menyebabkan polusi, atau peraturan sumber energi seperti yang dilakukan di negera maju: Jepang.
reference:
(1). ncbi. Effects of air pollution on human health and practucal measures for prevention in Iran. 07-02-2019. 16:02 W.I.B. (2). mass.gov health-and-env-efefct-air-pollution.pdf 07-02-2019. 16:05 W.I.B.

Komentar

Trending

Penderita TBC Boleh Minum Es? (Pengalaman Pribadi)

Bolehkah Penderita TBC Makan Mie? (Pengalaman Pribadi)

Contoh Menu Makanan untuk Penderita Tbc Sampai Sembuh

Cara Menaikan Berat Badan 4 Kg Bagi Penderita Tbc (Pengalaman Pribadi)

Susu Beruang Bagus Untuk Penderita Tbc (Pengalaman)

Penderita Tbc Boleh Minum Susu Sebelum atau Setelah Minum Obat? (Pengalaman Pribadi)

Penderita Tbc Jangan Mandi Air Dingin Dulu