Micin/Msg Tak Berbahaya Seperti Yang Kita Kira

.
kementriankesehatan.com - Penyedap rasa atau micin sering terdapat dalam makanan instan maupun olahan. Rasa gurih yang ditimbulkan, menyebabkan orang ketagihan, sehingga muncul keinginan untuk terus memakannya. Lalu apa sih sebenarnya micin tau MSG itu, bagaimana dampak atau bahaya-nya bagi kesehatan?
"bahaya micin"
sumber : wikimediacommons
Micin/MSG yang merupakan kepanjangan dari Monosodium Glutamate adalah penyedap rasa buatan. Pertama kali di temukan di Jepang oleh seorang profesor Ikeda, pada tahun 1908 dari ekstrak rumput laut. Glutamate merupakan sejenis asam amino. Saat dicoba, rasanya berbeda dengan garam, gula dan lainnya.
Sebenarnya tubuh kita yaitu hati dan ginjal memproduksi glutamate setiap harinya sekitar 50 gram. Dan kandungan ini juga terdapat di bahan-bahan alami seperti tomat, asparagus, atau daging. Jadi walaupun kita tidak mengkonsumsi micin buatan, tanpa sadar kita memakannya di dalam bahan alami tersebut, dan meproduksinya sendiri.
Penyedap rasa makanan yang beredar di pasaran biasanya ada dua macam, putih bersih seperti garam, dan kecokelatan atau rasa ayam, sapi dan sebagainya. Penyedap rasa yang memiliki warna putih bersih merupakan micin/msg alami, hanya dicampur garam. Sedangkan yang bewarna biasanya telah dicampur rasa lain, seperti kaldu ayam, sapi dan sebagainya. Namun secara kandungan hampir sama.
Berbahayakah micin bagi kesehatan?
Banyak yang beredar di dalam masyarakat bahaya mengkonsumsi micin bisa menyebabkan otak bekerja lambat atau lemot. Hal ini merupakan MITOS. Sebab MSG adalah penyedap/penguat rasa, tidak berhubungan dengan kinerja otak, tidak juga bekerja agar otak mudah fokus. Penyebab utama lemot bukan micin tetapi makanan yang sering mengandung micin berupa makanan ringan yang memiliki sedikit gizi, rendah protein yang menyebabkan otak kurang asupan dan bekerja lambat.
Namun micin/msg berbahaya apabila terlalu banyak dikonsumi, salah satunya adalah menyebabkan pusing kepala. Atau biasa disebut Chinese Restorant Syndrome, atau kumpulan gejala seperti sakit kepala, muka terasa tebal, dan selalu merasa haus.
Fakta menarik lainnya, micin/msg menurut WHO, dan badan pengawas obat amerika tidak menyebabkan penyakit kanker.
Micin tidak berbahaya bagi kesehatan selama tidak berlebihan mengkonsumsinya, apabila sudah menggunakan garam atau gula sebaiknya jangan menggunakan micin, begitupun bila makan tomat, margarin, atau asparagus karena di sana sudah terkandung micin.
Semoga bermanfaat, dan sehat selalu.
Sumber : Ayo Hidup Sehat TV One, pembawa acara; dr. Haekal Anshari, dan M. Blomed (AAM), narasumber; dr. Ida Gunawan M.S, SpGK.

Komentar

Trending

Bolehkah Penderita TBC Makan Mie? (Pengalaman Pribadi)

Penderita Tbc Jangan Mandi Air Dingin Dulu

Cara Menaikan Berat Badan 4 Kg Bagi Penderita Tbc (Pengalaman Pribadi)

Susu Penderita Tbc Untuk Menaikan Berat Badan

Contoh Menu Makanan untuk Penderita Tbc Sampai Sembuh

Penderita TBC Boleh Minum Es? (Pengalaman Pribadi)

Pengertian Keperawatan Terbaru Menurut Para Ahli