Diet Telur, Menurunkan Berat Badan yang Murah dan Mudah

.
Pengertian
kementriankesehatan.com - Diet telur adalah metode penurunan berat badan yang menerapkan pola konsumsi tinggi protein berupa telur sebagai makanan utama/pokok, dengan membatasi karbohidrat, dan kalori. Ada berbagai macam versi seperti hanya boleh minum air putih, tanpa asupan karbohidrat seperti nasi, singkong, roti, gula hingga buah-buahan. Hal ini biasanya dilakuakan selama 14 hari. Pola makan sama seperti biasa; pagi, siang dan malam, hanya saja tidak boleh ngemil, cuma minum air putih setelah makan.
"Diet Telur"
source: pxhere
 Intinya makanan tersebut tinggi protein dan lemak seperti:
  • Telur,
  • Ikan, 
  • Ayam tanpa kulit. 
Sedangkan untuk buah dan sayur yang diperbolehkan:
  • Jeruk Bali
  • Asparagus
  • Jamur
  • Brokoli
  • Timun Jepang
Dalam diet tradisional, orang hanya makan telur sebagai sumber vitamin tanpa lemak dalam ayam atau ikan. Sedangkan untuk buah dan sayur sudah disatukan dalam menu sarapan, makan siang, dan malam tidak dijadikan cemilan.
Ada berbagai macam versi diet telur, antara lain versi tradisional, jeruk bali/merah, dan air putih.
  • Versi tradisional orang boleh makan telur beserta sumber protein lain yang sehat, juga sayur dan buah yang rendah karbohidrat.
  • Versi jeruk bali/merah adalah sama dengan versi tradisional hanya saja buah dan sayur hanya jeruk bali/merah saja.
  • Versi diet air putih, adalah penggiatnya hanya boleh makan dengan telur, dan air putih saja.
Contoh menu makan diet telur versi tradisional:
  • Sarapan: 2 butir telur rebus, disertai brokoli, atau 2 telur dadar disertai jamur dan bayam.
  • Makan siang: 1/2 dada ayam panggang/rebus disertai brokoli.
  • Makan malam: 1 porsi ikan, dan salad.
Usahakan memakai dada ayam karena rendah lemak, namun tinggi protein.
Contoh menu makan diet telur versi buah anggur:
  • Sarapan: 2 butir telur rebus, dan 1/2 jeruk bali/jeruk merah.
  • Makan siang:  1/2 dada ayam panggang, brokoli, dan 1/2 jeruk bali/merah.
  • Makan malam: 1 porsi ikan dan 1/2 jeruk bali/merah. 
Versi diet telur air putih biasanya orang tersebut hanya makan telur dan air putih saja selama 14 hari. Namun ini termasuk ketat dan ekstrim, sehingga tidak dianjurkan sebab dapat menyebabkan kekurangan nutrisi/malnutrisi yang berdampak pada melemahnya sistem kekebalan tubuh, yang mengakibatkan mudah terserang penyakit.
Sebelum memutuskan untuk melakukan diet telur, sebaiknya ketahui dulu efek sampingnya. Jangan sampai metode yang dilakukan ini menggangu aktivitas penting seperti bekerja, merawat anak, mengurus suami dan sebagainya.
  • Lemas
Akibat dari berkuranganya karbohidrat sebagai sumber protein menyebabkan tubuh terasa lemas, dan lesu. Jika anda seorang yang memiliki pekerjaan yang berhubungan dengan akivitas tinggi, sebaiknya dipertimbangkan terlebih dahulu sebelum melakukannya.
  • Mual, kembung, hingga bau mulut.
Akibat dari berlaihnya sumber energi karbohidrat ke protein secara tiba-tiba menyebabkan pencernaan sulit menyesuaikan diri. Hal ini bisa menyebabkan rasa mual, kembung hingga bau mulut.
  • Kolesterol
Selain kandungan protein, telur juga memiliki kandungan kolesterol yang tinggai. Pertimbangkanlah apabila sebelumnya Anda sudah memiliki kadar kolesterol yang tinggi.
Sebuah penelitian menunjukan bahwa pria yang mengkonsumsi 6 telur perminggu memilki kemungkinan gagal jantung lebih besar 30% daripada yang jarang mengkonsumsi telur.
  • Merusah fungsi usus
Telur tidak memiliki sumber serat yang akan merusak usus apabila tanpa dibarengi sumber serat. Perhatikan juga buah dan sayurnya.
  • Hasil tidak permanen
Karena diet ini tidak dilakukan secara terus menerus demi kesehatan, maka apabila penggiatnya kemabli ke kebiasaan yang lama tanpa menjaga pola makan, kemungkinan besar berat badan akan naik dan kembali lagi ke berat badan yang lama.
Amankah diet telur?
Rutin mengkonsumsi telur justru akan mengurangi resiko stroke, namun demikian telur saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan kalori dalam satu hari. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa orang yang terkena diabetes dapat mengkonsumsi telur hingga 12 seminggu tanpa memperburuk kadar kolesterol dan gula darah. Artinya umumnya mengkonsumsi telur 12 perminggu aman bagi orang pada umumnya.
Bagaiamana?
Diet telur merupakan metode penurunan berat badan yang cukup ketat, sehingga tidak boleh dilakukan secara terus-menerus atau berkelanjutan karena dapat mengganggu kesehatan. Cobalah dahulu 3 hari, lalu 7 hari kemudian baru 14 hari. Apabila berat badan turun, usahakan untuk tetap menjaga pola makan, agar berat badan tidak naik. Sekian semoga bermanfaat dan dietnya sukses. Salam dari penjual telor asin.
source: Healthline. Egg Diet. 22 Januari 2019 02:35 WIB.

Komentar

Trending

Penderita TBC Boleh Minum Es? (Pengalaman Pribadi)

Bolehkah Penderita TBC Makan Mie? (Pengalaman Pribadi)

Contoh Menu Makanan untuk Penderita Tbc Sampai Sembuh

Cara Menaikan Berat Badan 4 Kg Bagi Penderita Tbc (Pengalaman Pribadi)

Susu Beruang Bagus Untuk Penderita Tbc (Pengalaman)

Penderita Tbc Boleh Minum Susu Sebelum atau Setelah Minum Obat? (Pengalaman Pribadi)

Penderita Tbc Jangan Mandi Air Dingin Dulu