Anak Sehat Tidak Perlu Imunisasi, Tanggung Resikonya

.
kementriankesehatan.com - Di kalangan masyarakat masih ada anggapan bahwa anak sehat tidak perlu diimunisasi, justru hal itu akan menyebabkan sakit. Hal ini jelas tanpa dasar, dan terjadi kesalah pahaman. Imunisasi adalah suatu upaya pencegahan penyakit berbahaya. Jadi apabila anak anda terkena penyakit seperti campak atau rubella perlu ditanyakan apakah sebelumnya mendapatkan imunisasi secara lengkap.
"imunisasi pada anak"
CC : pixnio
Dari data kementrian kesehatan untuk rentang tahun 2014 hingga 2016 ada sekitar  1,7 juta anak yang tidak mendapatkan imuninasi lengkap yaitu dasar dan lanjutan.
Berikut imunisasi menurut umur sang anak
Imuniasasi dasar, diberikan saat masih bayi, diantaranya dilakukan pada usia:
  • Anak berusia kurang dari 24 jam diberikan imunisasi hepatitis B.
  • Anak berusia satu bulan diberikan imunisasi BCG dan polio 1.
  • Anak berusia 2 bulan diberikan imunisasi DPT-HB-hib 1 dan polio 2. 
  • Anak berusia 3 bulan diberikan imunisasi DPT-HIB-hib 2 dan polio 3.
  • Anak berusia 4 bulan dibeirkan imuniasi DPT-HIB-hib3 dan polio 4.
  • Anak berusia 9 bulan diberikan imunisasi campak.
Imunisasi Lanjutan, diberikan saat :
  • Anak berusia kurang dari 18 bulan berupa imunisasi DPT-HIB-hib dan campak
  • Kelas 1, 2, dan 5 sekolah dasar.
Lalu apa maanfaat imuniasasi tersebut bagi sang anak?
  • Vaksin HB bermanfaat untuk mencegah terkena penyakit hepatitis B.
  • Vaksin BCG bermanfaat untuk mencegah penyakit tubercolosis/TBC.
  • Vaksin polio yang diberikan pada usia anak 1, 2, 3, dan 4 bulan bermanfaat untuk mencegah kelumpuhan.
  • Vaksin campak berfungsi untuk mencegah penyakit campak, radang otak, hingga diare.
  • Vaksin MR bermanfaat untuk mencegah penyakit rubella.
  • Vaksin DPT-HIB-hib bermanfaat untuk mencegah enam jenis penyakit antara lain : difteri, pertusis, tetanus, hepatitis B, pneumia, dan radang selaput otak atau meningitis.
Jadi masihkah tidak mau imunisasi karena anak sehat?
Sumber : Kementrian Kesehatan Republik Indonesia

Komentar

Trending

Penderita TBC Boleh Minum Es? (Pengalaman Pribadi)

Bolehkah Penderita TBC Makan Mie? (Pengalaman Pribadi)

Contoh Menu Makanan untuk Penderita Tbc Sampai Sembuh

Cara Menaikan Berat Badan 4 Kg Bagi Penderita Tbc (Pengalaman Pribadi)

Susu Beruang Bagus Untuk Penderita Tbc (Pengalaman)

Penderita Tbc Boleh Minum Susu Sebelum atau Setelah Minum Obat? (Pengalaman Pribadi)

Penderita Tbc Jangan Mandi Air Dingin Dulu