Fakta dan Mitos Seputar Kehamilan yang Wajib Diketahui Demi Kesehatan Buah Hati

.
kementriankesehatan.com - Ada berbagai macam fakta dan mitos yang berkembang seputar kehamilan, dan kadang yang mitos dianggap fakta, apakah bentuk perut ibu hamil menandakan jenis kelamin bayi, makan ini itu bisa menyebabkan kehamilan. Lalu bagaiana menurut para ahli, tentang mitos yang beredar di masyarakat, dan fakta sebenarnya bagaimana?
"fakta dan mitos kehamilan"
source: pxhere
1. Mitos : Makan nanas menyebabkan keguguran.
Faktanya buah nanas mempunyai kandungan serat dan vitamin C yang tinggi. Vitamin sangat diperlukan oleh seorang ibu hamil untuk menjaga daya tahan tubuh. Sedangkan serat diperlukan untuk kesehatan pencernaan. Namun tidak disarankan bagi ibu yang tidak tahan rasa asam, menimbulkan rasa mual hingga masalah pencernaan,  dan alergi.
2. Mitos : Bentuk perut ibu hamil, lebar atau mancung menunjukan jenis kelamin bayi. Jika mancung atau menonjol menunjukan jenis kelamin laki-laki, dan jika melebar atau bulat sempurna menandakan berjenis kelamin perempuan.
Faktanya belum ada bukti ilimiah yang membenarkan hal tersebut. Bentuk perut ibu hamil dipengaruhi oleh posisi bayi dan air ketubannya. Apabila posisi bayi melintang maka menyebabkan perut melebar ke samping, sedangkan bila air ketubannya banyak maka perut akan kelihatan lebih besar. Mengetahui jenis kelamin bayi yang dikandung, untuk saat ini hanya bisa diketahui lewat pemeriksaan USG.
"fakta dan mitos kehamilan"
source : pixnio
3. Mitos : Mengoleskan krim yang tepat, ibu hamil tidak akan mengalami stretch marks.
Sampai saat ini,ada banyak krim yang dijual di pasaran, dan hanya bisa mengurangi garis-garis yang muncul, dan mengurangi rasa gatal yang menyertainya. Stretch marks disebabkan oleh gen. Jika berat badan naik banyak, serta ada faktor genetik, maka krim tersebut tidak akan berpengaruh banyak.
4. Mitos : Membeli perlengkapan bayi sebelum usia kehamilan 7 bulan.
Faktanya memasuki trisemester ketiga kehamilan atau bulan k tujuh sampai sembilan, beban berat ibu hamil semakin besar sebab perut juga semakin besar. Mendekati hari persalinan, itu berarti seorang ibu hamil sudah tidak tahan berlama-lama berdiri atau berjalan. Jadi lebih baik siapkan perlengkapan kehamilan pada saat kondisi tubuh masih nyaman atau hamil muda agar tidak merepotkan.
5. Mitos : Jika ibu hamil senang berdandan bayi yang dikandungnya berjenis kelamin wanita, sedangkan jika tidak senang berdandan maka bayi yang dikandungnya berjenis kelamin pria.
Faktanya jenis kelamin bayi tidak ditentukan dari senang atau tidaknya seorang ibu berdandan, ini merupakan bawaan dari tiap ibu, dan setiap orang berbeda, ada yang suka berdandan ada yang tidak.
Jenis kelamin bayi, hanya ditentukan dari kromosom yang dituunkan kedua orangtuanya. Jika kromosom X dari sperma ayah bertemu dengan kromosom X dari sel telur ibu, maka bayi yang dikandungnya berjenis kelamin perempuan. Sebaliknya, bila kromosom Y dari sperma ayah bertemu dengan kromosom Y dari sel telur maka bayi yang dikandungnya laki-laki.
6. Mitos : Minum es saat hamil menyebabkan bayi besar di dalam kandungan dan mengakibatkan sulit lahir.
Faktanya ukuran besar kecilnya bayi dikarenakan faktor makanan bergizi, keturunan dan diabetes. Bayi yang besar umumnya dialami mereka yang memiliki indikasi kasus diabetes. Sedangkan bagi ibu hamil yang memiliki riwayat kencing manis tidak disarankan banyak minum gula dalam es karena akan memunculkan penyakit diabetes.
Sebenarnya, es tidak berbahaya apabila dikonsumsi ibu hamil sebab akan keluar dari tubuh dalam bentuk air seni, atau keringat.
7. Mitos : Makan ikan mentah menbyebabkan bayi berbau amis.
Faktanya bayi yang baru dilahirkan memang sedikit berbau amis. Namun bau amis disebabkan bukan karena ikan melainkan bau cairan ketuban. Walau begitu, makan ikan mentah tidak dianjurkan sebab tida terjaga kebersihaannya.
8. Mitos : Makan garam menyebabkan kaki bengkak
Faktanya garam tidak menyebabkan kaki bengkak. Ibu hamil tidak boleh banyak mengkonsumsi garam dikarenakan menyebakan tingginya tekanan darah tinggi yang membahayakan bagi kehamilan. Sedangkan kaki yang bengkak diakibatkan oleh aliran darah di pembuluh darah balik atau vena yang kurang lancar.
9. Mitos: Banyak minum susu saat hamil menyebabkan kulit bayi putih.
Faktanya warna kulit bayi hanya ditentukan oleh pigmen yang membentuk kulit. Pigmen ini erat kaitannya dengan faktor genetik ibu dan ayah. Susu sangat diperlukan untuk perkembangan janin sebab mengandung banyak zat gizi.
10. Mitos : Minum air kelapa dapat memperlancar persalinan dan bayi terlihat bersih.
Faktanya belum ada penelitian ilmiah yang menunjukan hal ini. Kelancaran persalinan ditentukan oleh berbagai faktor. Namun air kelapa muda memang dapat menyebabkan air ketuban putih dan bersih karena dapat meminimalisir lendir.
11. Mitos : Minyak kelapa bisa mempermudah persalinan.
Faktanya seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya kelapa bisa memperlancar dan memperlicin. Namun dalam dunia medis, minyak kelapa tidak ada gunanya sama sekali dalam memperlancar kelahiran. Namun bila ibu hamil meyakininya, misal minum dua sendok minyak kelapa dan menyebabkan kondisi psikologisnya bagus: tenang, silakan saja sebab tidak mengakibatkan efek samping.
Demikian Mitos dan Fakta Seputar Kehamilan yang Wajib Diketahui Demi Kesehatan Bayi
Semoga bermanfaat, dan sehat selalu.
Daftar pustaka :
1. Firtria Cakrawati S.Sos., MM. dr Suwigyno Siswosuharjo, Sp.OG., M.Kes. 2010. Panduan Super Lengkap Ibu Hamil. Jakarta: Penebar Plus. 

Komentar

Trending

Bolehkah Penderita TBC Makan Mie? (Pengalaman Pribadi)

Penderita Tbc Jangan Mandi Air Dingin Dulu

Cara Menaikan Berat Badan 4 Kg Bagi Penderita Tbc (Pengalaman Pribadi)

Susu Penderita Tbc Untuk Menaikan Berat Badan

Contoh Menu Makanan untuk Penderita Tbc Sampai Sembuh

Penderita TBC Boleh Minum Es? (Pengalaman Pribadi)

Pengertian Keperawatan Terbaru Menurut Para Ahli