Bayi Sungang, dan Cara Persalinannya

.
kementriankesehatan.com - Bayi sungsang adalah bayi yang memiliki kelainan posisi, misal kepala di atas, dan kaki dibawah. Padahal normlanya kepala bayi berada dibawah saat melahirkan. Apa saja penyebab bayi sungsang, apakah posisi bayi bisa dikembalikan?, dan bagaimana cara persalinan bayi sungsang?
Penyebabnya ada bermancam-macam dari segi bayi atau ibu hamil antara lain.
"persalinan sungsang"
CC : wikipedia
1. Ukuran janin lebih kecil dari rahim ibu, menyebabkan janin bebas berputar. Bila terjadi pada masa akhir kehamilan. Maka hal ini bisa mengakibatkan sungsang.
2. Bentuk rahim ibu yang tidak normal, seperti air ketuban yang terlalu banyak tumor, plasenta yang berada di bawah mengakibatkan tertutupnya jalan lahir, bayi terlilit tali pusat, kepala bayi terlalu besar, dan karena multiparitas (kehamilan yang kedua, atau ketiga atau keempat dan seterusnya.
3. Bayi kembar memikiki kemungkinan besar salah satunya sungsang.
Pada trisemester kedua sorang ibu hamil bisa mengetahui apakah bayinya sungsang atau tidak dengan memeriksakan diri ke dokter, biasanaya menggunakan alat USG, atau meraba perut ibu bayi, apabila bagian yang menonjol / besar dan keras ada di posisi atas artinya bayi tersebut sungsang.
Namun jangan khawatir posisi bayi bisa diubah dengan syarat usia  kehamilan masih 7 atau 8 bulan. Caranya dengan melakukan posisi bersujud selama 5-10 menit sehari duakali. Lakukanlah dengan baik dan teratur agar posisi bayi bisa kembali normal.
Posisi sujud sebetulnya tidak membahaykan bayi malah memberikan keleluasaan bayi/ruang gerak, untum berputar. Namun hal ini juga tidak boleh dilakukan terlalu lama sebab dapat menyebabkan sesak bagi ibu hamil.
Kelahiran sungsang cukup membahayakan calon bayi, sebab pantat dahulu yang keluar, sehingga hanya memiliki waktu 8 menit bagi sang bayi untuk bernafas/ketersediaan oksigen. Sehingga apabila dilakukan lebih dari itu, maka bayi memiliki resiko kematian.
Persalinan normal tidak memungkinkan dilakukan karena akan menyebabkan pendaraan pada otak bayi. Selain itu sang ibu juga harus mengeluarkan tenaga lebih untuk mengeluarkan sang bayi. Apabila sanh ibu tidak sanggup, bisa menyebabkan terjepitnya bayi.
Walau begitu ada sebagian yang tetap melahirkan normal, namun dengan catatan khusus.
  - Berat bayi tidak lebib dari 3,5 KG, dan ukurannya kecil.
  - Kepala bayi menunduk atau menghadap kebawah.
  - Panggul sang ibu luas.
  - Bayi tidak dalam kondisi terlilit usus.
Semoga bermanfaat, dan sehat selalu.
Daftar Pusataka:
1. Naviri, Tim. 2011. Buku Pintar Ibu Hamil 100 Tips Penting untuk Ibu Hamil. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Komentar

Trending

Bolehkah Penderita TBC Makan Mie? (Pengalaman Pribadi)

Penderita Tbc Jangan Mandi Air Dingin Dulu

Cara Menaikan Berat Badan 4 Kg Bagi Penderita Tbc (Pengalaman Pribadi)

Susu Penderita Tbc Untuk Menaikan Berat Badan

Contoh Menu Makanan untuk Penderita Tbc Sampai Sembuh

Penderita TBC Boleh Minum Es? (Pengalaman Pribadi)

Pengertian Keperawatan Terbaru Menurut Para Ahli