Rahasia Lolos Ujian Masuk atau Seleksi Jurusan Kedokteran

.
kementriankesehatan.com - Setelah kita tahu gambaran jurusan kedokteran, langkah berikutnya adalah mendaftar. Ada banyak sekali universitas di yang memiliki fakultas kedokteran. Setelah kita mendaftar di univeristas yang memiliki fakultas kedokteran biasanya akan melakukan beberapa tes sebagai ujian masuk atau seleksi yang akan menentukan diterima atau tidaknya seorang di jurusan tersebut. Agar kita diterima di universitas tersebut tentu kita harus tahu dulu materi tes itu.
Ada duajalur pendaftaran
"Rahasia Lolos Ujian Masuk atau Seleksi Jurusan Kedokteran"
source: pixabay
1. Jalur SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) Dilakukan serentak di seluruh Indonesia dan dapat dilakukan di daerah masing-masing karena bisa mendaftar secara online. Pengumuman kelulusan biasanya akan diberiathukan secara global di website resminya.
2. Jalur Mandiri Jalur Mandiri dilakukan langsung di universitas yang dipilih, mendaftarnya bisa secara online. Tapi tesnya di sana. Jadwal jalur mandiri di tiap kampus biasanya berbeda-beda. Cara yang paling mudah diterima adalah mendaftar di universitas swasta. Asalkan pembayaran dan adsmintrasi beres biasanya semua mudah diterima. Lulus tidaknya, atau lama tidaknya itu nanti seleksi alam.
Nah jika sudah maka biasanya calon mahasiswa akan melakukan beberapa tes untuk menyeleksi, atau mengukur kemampuannya. Ada tiga jenis tes yang biasanya sering diadakan, yang pertama tes terulis, tes potenis akademik, dan tes kesehatan.
1. Tes Tertulis
Biasanya mahasiswa yang telah emndaftar akan di tes secara tertulis. Mata pelajaran yang dimasukan tak jauh-jauh dari saat SMA yaitu
a. Soal Matematika Dasar
b. Soal Matematika IPA
c. Soal Bahasa Inggris
d. Soal Biologi
e. Soal Fisika
f. Soal Kimia
g. Soal Bahasa Indonesia
Jadi setelah lulus bukan berarti lepas belajar, namun masih harus berjuang untuk masuk ke perguruan tinggi, terutama di jalur mandiri, apalagi univeritas favorit atau negeri.
2. Tes Potensi Akademik (TPA)
TPA dalah tes untuk mengetahui kemamuan dan bakat seseorang di bidang keilmuan akademik. Tes tersebut terdiri dari:
  • 1. Tes Kemampuan Logika 
Tes yang mengukur kemampuan seorang tentang penalaran dan pemecahan berdasarkan logika. Tes ini berupa tes analisa pernyataan dan kesimpulan (silogisme) dan tes logika cerita atau tes logika diagram.
  • 2. Tes Numerik
Tes yang digunakan untuk mengukur kemampuan seroang dalam hitung menghitung. Tes ini melipiyo tes hitungan, tes seri angka, dan tes angka dalam cerita.
  • 3. Tes Verbal
Tes ini digunakan untuk mengukur kemampuan seseorang dalam komunikasi atau bahasa. Seperti tes sinimnim, antonim, dan sebagainya.
  • 4. Tes Spacial atau gambar
Tes ini berguna untuk mengukur daya logika seseorang seperti padanan gambar, tes pengelompokan gambar, tes bayangan gambar, dan tes identifikasi gambar.
3. Tes Kesehatan
Setelah dinyatakan lulius tes tertulis dan tes TPA baik melalui SMPTN dan jalur Mandiri biasanya kemudian fakultas kedokteran akan mengadakan tes kesehatann utntuk calon mahasiswanya.
Jenis-jenis tes kesehatan yang biasanya berupa:
  1. 1. Pengukuran Tinggi Badan
Biasanya jurusan kedokteran memiliki standar tinggi badan. Untuk perempuan 150 CM sedangkan bagi laki-laki 155 CM. Tetapi tidak pasti tergantung kebijakan dari kampus.
  • 2. Pengukuran Berat Badan
Tidak ada angka pasti, tetap yang jelas diharapkan memiliki berat badan yang proporsiaonal.
  • 3. Pengukuran Tekanan Darah
Tekanan darah yang normal adalah 100.60 mmhg sampai 140/90 mmhg.
  • 4. Tes Kesehatan Gigi
Kesehatan gigi akan dinilai untuk melihat tingkat kebersihan calon mahasiswa, maka akan lebih baiknya menjaga kesehatan gigi dan mulut secara dini.
  • 5. Tes Pendengaran
Biasanya seorang calon mahsiswa akan dites emnggunakan headset.
  • 6. Tes Buta Warna
Tes buta warna merupakan syarat mutlak seorang calon mahasiswa. Jadi bila mengalami buta warna bisa dipastikan tidak akan lolos.
  • 7. Tes Rontgen atau X-ray
Tes ini digunakan untuk mengetahui apakah mahasiswa mempunyai penyakit yang berbahaya atau tidak misalkan TBC, kanker paru, atau radang paru.
  • 8. Tes Urine
Tujuan melakukan tes urine adalah untuk melihat keterlibatan calon mahasiswa terhadap penyalahgunaan obat-obatan terlarang atau narkoba. Jika terbukti positive maka akan didiskualifikasi.
Demikian Rahasia Lolos Ujian Masuk atau Seleksi Kedokteran. Semoag bermanfaat.
Daftar Pustaka :
Buku Kuliah Jurusan Apa? Kedokteran, karya Wulan Mulya Pratiwi dan Welly Elvandari, penerbit Gramedia Pustaka Utama.
Untuk lebih lengkapnya, sila baca bukunya langsung.

Komentar

Trending

Bolehkah Penderita TBC Makan Mie? (Pengalaman Pribadi)

Penderita Tbc Jangan Mandi Air Dingin Dulu

Cara Menaikan Berat Badan 4 Kg Bagi Penderita Tbc (Pengalaman Pribadi)

Susu Penderita Tbc Untuk Menaikan Berat Badan

Contoh Menu Makanan untuk Penderita Tbc Sampai Sembuh

Penderita TBC Boleh Minum Es? (Pengalaman Pribadi)

Pengertian Keperawatan Terbaru Menurut Para Ahli