Menurut Penderitanya, Apa itu TBC, Gejala, Jenis, Pengobatan, Penyebab

.
Tentang:
kementriankesehatan.com - TB atau yang sering kita dengar tbc adalah jenis penyakit yang sudah ada sejak jaman dahulu, disebabkan oleh mycobacterium tubercolulosis, dan bisa menular lewat udara melalui percikan dahak atau air liur penderitanya. Bakteri ini bisa menyarang organ dalam manusia, namun yang paling banyak dialami menyerang paru-paru. Dengan adanya bakteri yang telah aktive tersebut perlahan-lahan akan menggerogoti paru-paru, seperti rayap yang merusak kayu. Penyakit ini diidentikan dengan batuk darah.
Penyakit tbc menyerang siapa saja entah itu kaya, miskin, muda atau tua, namun yang paling sering adalah menyerang usia produktive: orang dewasa, atau para pekerja, karena pola makan yang tidak sehat, seperti telat makan, mengkonsumi makanan yang tidak bergizi, dan karena pola hidup yang buruk, seperti suka begadang, perokok dan lain-lain.
Pada tahap pertama trinfeksi, dari pengalaman saya sendiri, penderitanya biasanya tidak akan sadar sebab gejala tbc yang umum dialami hampir semua orang.
Gejala:
Ada banyak gejala seorang terkena tbc, dan satu orang ke orang lain biasanya tidak sama persis, namun yang paling umum dialami adalah sebagai berikut:
"apa itu tbc"
source: wommons.wikimedia
1. Batuk
Saat kita batuk berdahak, atau kering biasanya akan menganggap itu hal yang biasa karena seringnya kita alami. Itulah yang juga saya rasakan sebelum didiagnosa terkena penyakit tbc, saya mengalami batuk kering. Karena seorang perokok, saya anggap itu hal yang wajar. Namun batuk itu tak juga sembuh-sembuh dan malah semakin parah. Berbagai jenis obat telah dicoba mulai yang alami, seperti jeruk, kemasan saset, hingga botol, bahkan sampai berhenti merokok dan habis tiga botol lebih obat batuk tidak juga reda. Saya pikir, ah paling belum nemu obat yang cocok.
Sampai suatu malam, saya batuk parah dan tak bisa tidur. Batuk itu reda dua tiga hari kemudian namun tidak sembuh. Tak ada kecurigaan kalau itu tbc. Sebulan kemudian setelah itu, saya batuk darah, dan saat ke klinik untuk tes ronsen di diagnosa tbc aktive. Kalau diingat-ingat saya sudah tiga bulanan batuk. Jadi sebelum terlambat, ada beberapa pertanyaan yang kalian sendiri mampu menjawabnya.
Berapa lama kalian batuk?
Umumnya batuk tbc adalah batuk yang lebih dari dua atau tigaminggu berturut-turut, dan biasanya sangat aktive di malam hari.
Sudah berapa banyak obat yang dihabiskan?
Jika seorang terkena tbc mau minum sepuluh botol obat tidak akan sembuh, ibarat sakit perut karena maag, kita minum obat diare. Bahkan, malah bisa membuat penyakit tersebut bukannya sembuh namun semakin parah.
Bagaimana hasilnya?
Jika memang tidak juga reda ada baiknya mengeceknya ke klinik atau rumashsakit yang akan dijelaskan di bawah.
Baca ya :
1. Ciri-Ciri Batuk Tbc, Menurut Penderitanya
2. Mudah Berkeringat
Sebelum dinyatakan positive, saya sering berkeringat. Tak apa bila sering olahraga. namun yang saya lakukan hanya makan, dan basah kuyub oleh keringat. Tidur selalu tak nyenyak dan bangun-bangun kasur basah. Atau bahkan cuma duduk, mengeluarkan banyak keringat. Karena saya pikir, kata orang berkeringat itu sehat, jadi saya anggap itu wajar.
Jadi apakah anda sering berkeringat padahal tidak melakukan aktivitas berat?
Berkeringat memang ada baiknya karena mengeluarkan kotoran racun lewat pori-pori, terutma bagi perokok, namun berkeringat juga merupakan sebuah proses mendinginkan panas tubuh. Yang artinya suhu tubuh kita tidak normal.
3. Berat Badan Menurut
Kamu kurus, kata rekan kerja saya. Hal itu saya pikir wajar karena dari dulu memang begitu. Sampai suatu ketika mereka mengeluh kalau makin hari saya makin kurus. Jika jam istirahat kami bisa dibilang makan-makanan yang sama. Rekan-rekan saya makan soto, saya ikut. Mereka makan baso, saya ikut. Nasi padang, ayo. Dan karena ketika mengaca, lalu dipikir-pikir kembali, benar juga kata mereka. Sayapun bertanya, berapa kali mereka makan dalam sehari, 3 hari. Sama, pikir saya. Sampai saya benar-benar sangat kurus, karena waktu ditimbang di puskesmas cuma 51.8 KG.
Berapa berat badan anda satu bulan, atau tahun yang lalu, atau berapa terkahir kali menimbang?
Ingatlah baik-baik, dan bandingkan dengan berat badan yang seakarang. Bahkan menurut seorang penderita tbc, berat badan bisa berkurang sampai puluhkan kilo. Segemuk apapun orang tersebut jika kena tbc dan tak disembuhkan pasti akan kurus lalu tinggal tulang dan kulit.
Apakah dari dua gejala tbc sebelumnya, anda mengalami ini?
Bisa dibilang, hampir semua penderitanya menjadi kurus. Karena bakteri yang menyerang sistem kekabalan tubuh. Kalori yang seharusnya digunakan untuk perkemabangan dan pertumbuhan, digunakan untuk membentuk sistem kekebalan tubuh yang kewalahan melawan bakteri.
4. Nyeri Dada
Awal saya terekna nyeri dada, saya pikir ini bagian jantung. Namun semakin lama, kenapa tidak hanya bagian kiri yang sakit kadang juga dada kanan. Ternyata nyeri dada itu bisa juga disebabkan karena ada luka di paru-paru kita. Letaknya di kanan dan kiri dada. Hal ini berlangung dalam waktu singkat namun sering saya alami di pagi, sore atau kadang malam. Karena saya pikir, sembuh sendiri jadi tidak apa-apa. Sampai terkena penyakit tbc, dan nyeri dada saya disertai pusing, dan seperti ditusuk-tusuk dan berlangsung cukup lama.
Apakah Kadang Merasakan Nyeri Dada?
Tanda bahwa ada yang bermasalah dengan organ dalam kita terutama paru-paru yaitu dengan adanya rasa nyeri terutama di dada kanan.
5. Mudah Lelah
Sebelum dinyatakan postive saya mudah sekali lelah. Hanya untuk naik turun tangga, atau jalan beberapa ratus meter sudah ngos-ngosan, kehabisan nafas. Hal itu semakin parah saat terkena tbc, badan rasanya lelah padahal cuma tidur, dan tidak melakukan aktivitas berat. Selama sakit hanya tiduran dan tidak pernah melakukan aktivitas berat. Orang rumahpun tahu, bahwa gerak-gerik saya sangat lesu.
Apakah Selain Gejala Sebelumnya, Anda Juga Mudah Lelah?
Kelelahan yang tidak normal dalam hal ini mudah sekali, disebabkan karena paru-paru yang tidak lagi berkerja masksimal. Sebagian paru-paru telah rusak.
6. Sesak Nafas
Penderita tbc biasanya akan mengalami sesak nafas yang berlangsung tiba-tiba, bukan karena asma. tetapi karena rusaknya jaringan paru-paru, yang mengakibatkan kinerjanya tidak maksimal. Sesak nafas terssebut biasanya di sertai nyeri dada.
Apakah Anda Kadang Sesak Nafas?
Sesak nafas bisa menjadi tanda bermasalahnya paru-paru, atau pernafasan kita, yang erat kaitannya dengan tbc.
Tes TBC:
Lalu selain cara di atas bagaimana kita mengatahui apakah kita terkena tbc atau tidak. Ada dua cara untuk mengetes apakah seorang terkena tbc.
1. Tes Ronsen
Tes ronsen adalah pengambilan foto organ dalam, terutama paru-paru. Dari foto tersebut akan dianalisa apakah ada kejanggalan medis, seperti flek atau bercak dalam paru-paru kita. Saya foto ronsen di klinik, dan membayar seratus limapuluh ribu. Tapi bila ingin gratis bia tes di puskesmas. Saya waktu itu memilih klinik karena dekat.
2. Tes Dahak
Tes dahak adalah pengambilan sampel dahak untuk diuji apakah terdapat bakteri atau virus di dalamnya. Dalam penyakit ini, tes dahak menjadi syarat utama seorang dinyatakan postitive atau negative tbc. Tes dahak juga bisa dilakukan di dokter paru, namun bila ingin gratis kunjungi saja puskesmas. Saya melakukan tes dahak di puskesmas.
Jenis-Jenis TBC:
Ada tiga jenis TBC, yaitu Awal atau Tertular, MDR-TB, dan XDR-TB.
1. TBC Awal atau Tertular
Pada tahap ini, seorang biasanya menderita tbc karena tertular oleh penderitanya, dan mengalami gejalah-gejala seperti yang disebutkan di atas. Setiap hari, dari pengamatan saya di komunitas, semakin banyak orang baru yang kena tbc. Terutama di kota-kota besar seperti Jakarta. Kesadaran masyarakat akan tbc yang kurang menyebabkan banyaknya kasus penularan.
Bagaimana Pengobatan TBC Awal?
Pada tahap ini masih dibisa ditangani oleh obat anti tbc (OAT) yang bisa di dapatkan di puskesmas. Bisanya akan menjalani 6 bulan masa pengobatan, bisa lebih tergantung hasil tes dahak.
2 Bulan Pertama
Pada obat pertama, berwarna merah sebesar kacang tanah, biasanya akan disuruh minum setiap hari. Tidak boleh lupa, atau sengaja, atau tidak minum obat. Tidak ada toleransi. Bila seorang lupa, dan telah di satu bulan pertama, akan mengulangi dari hari pertama.
Saya meminum tiga tablet tiap hari di pagi hari satu jam sebelum makan.
3-6 Bulan
Pada tahap ini, penderita berganti obat kuning sebesar kancing baju, dengan kandungan rimfampicin dan isoniazid yang masing-masing sebesar 150mg. Obat ini biasanya akan diminum tigakali seminggu, dan dalam dosis tiga tablet. Misal senin, rabu, dan jum'at diulang di minggu berikutnya, hingga enam bulan pengobatan. Bila lupa sekali. Maka akan dihitung hari pertama bulan pertama, artinta memulai dari awal.
Kenapa kok walaupun sudah mendingan, masih tetap minum obat?
Itu karena bakteri yang bandel, kita tidak bisa menerka kapan bakteri tersebut aktive kapan tidur, sehingga harus rutin minum obat agar bakteri benar-benar mati. Jika lupa, maka juga mengakibatkan bakteri tersebut kebal terhadap obat/resisten. Pengalaman sebelum-sebelumnya, menyatakan bahwa, jika seorang lupa minum obat, penyakit pasti kambuh lagi, entah satu tahun atau dua tahun berikutnya. Sehingga obat di atas tidak lagi mempan, dan baktri tbc akan lebih kuat, pengobatan tentu saja akan menjadi semakin sulit. dan hal itu mengakibatkan penderitanta terkena MDR-TB.
2. MDR-TB
MDR TB adalah tahap kedua setelah tbc awal atau tertular, dimana obat anti tbc (OAT) lini pertama tidak lagi mempan mempan. Sehingga harus menggunakan OAT lini kedua. Saya tidak mengalami ini. Semoga seterusnya. Aamiin. Dari yang saya denganr dari petugas puskesmas, penderitanya akan disuntik pada dua bulan pertama. Jadi tiap hari harus datang ke puskesmas atau rawat inap di rumah sakit. Dan minum banyak jenis obat yang karena termasuk dalam jenis obat-obatan keras sehingga harus diawasi oleh petugas kesehatan. Katanya obatnya satu genggam.
3. XDR-TB
Saya kurang tahu di tahap ini, namun yang jelas pada tahap ini, obat-obatan lini 1, dan dua sudah tidak mempan lagi sehingga menggunakan obat lini 3.
Keberhasilan pengobatan tbc banyak bergantung pada kedisiplinan penderitanya untuk minum obat.
Penyebab Seorang Terkena TBC:
Ada banyak penyebab seseorang terkena tbc, kebanyakan bisa dibilang sangat sering kita lakukan. Diantaranya yaitu:
1. Telat Makan, Kurang Makan, dan Malnutrisi
Kebiasaan telat makan dengan menunda-nunda makanan menyebabkan kita kekurangman asupan kalori, dan jika menjadi kebiasaan menyebabkan malnutrisi atau istilah kita kurang gizi. Kurang gizi menyebabkan sistem kekebalan tubuh lemah dan bakteri tbc akan dengan leluasa menyerang tubuh kita.
2. Berbicara dengan Penderita TBC
Penyakit tbc menular melalui percikan dahak atau air liur, apabila kita berbicara dengan penderita tbc yang tidak pakai masker, maka dengan mudah tertular. Tentu saja kita tiadak akan menyadarinya, karena bakteri tersebut menggerogoti paru-paru sedikit demi sedikit.
3. Makan/Minum Dari Peralatan yang Sama
Hal ini seringkali dilakukan oleh anak kecil. Dan jika sudah dewasa masih melakukannya, maka pikirkanlah kembali. Kita tidak tahu bahwa orang itu terkena tbc. Bila air liur tersebut menempel ke gelas, atau sendok yang sedang mereka pakai lalu kita ambil. Jika air liur tersebut masuk ke dalam tubuh kita, maka bukan hal tidak mungkin, akan tertular.
4. Daya Tahan Tubuh Lemah
Seperti yang kita ketahui tbc menyerang sistem kekebalan tubuh. Orang-orang yang sebelumnya memiliki daya tahan tubuh lemah seperti HIV/AIDS akan dengan mudah terserang tbc.
5. Merokok
Bakteri tbc kebanyakan menyerang paru-paru, dan rokok merusak paru-paru. Kedua-duanya sama-sama melukai organ dalam tersebut. Dengan kita merokok, maka penyakit tersebut akan berterimakasih karena telah dibantu merusaknya. Dari pengamatan saya, teman-teman saya di komunitas tbc rata-rata yang lelaki itu perokok. Perokok berat seperti saya, setiap hari tak kurang satu bungkus rokok, atau 20 batang. Karena konon, baktri tbc itu sudah ada dalam diri kita, hanya saja tertidur, dan cara terbaik membangunkannya adalah merokok.
Baca ya :
1. Cara Ampuh Mencegah TBC Menurut Penderitanya. 
Demikian. Semoga Bermanfaat. Salam TOSS TBC! (Temukan Obati Sampai Sembuh)

Komentar

Trending

Bolehkah Penderita TBC Makan Mie? (Pengalaman Pribadi)

Penderita Tbc Jangan Mandi Air Dingin Dulu

Cara Menaikan Berat Badan 4 Kg Bagi Penderita Tbc (Pengalaman Pribadi)

Susu Penderita Tbc Untuk Menaikan Berat Badan

Contoh Menu Makanan untuk Penderita Tbc Sampai Sembuh

Penderita TBC Boleh Minum Es? (Pengalaman Pribadi)

Pengertian Keperawatan Terbaru Menurut Para Ahli