Oh Karena Ini Terkena Kanker Serviks

.
kementriankesehatan.com - Kurangnya pengetahuan tentang apa itu kanker serviks, gejalanya maupun penyebabnya mengakibatkan penyebaran penyakit ini terbilang cukup tinggi, bahkan diperkirakan meningkat dari tahun-ketahun. Kanker yang menyerang perempuan ini merupakan jenis yang paling banyak menyebabkan kematian di kalangan wanita terutama ibu-ibu, atau usia produktive.
"penyebab kanker serviks"
source: commons.wikimedia.org
Apa itu kanker serviks
Secara istilah serviks berasal dari bahasa latin yang artinya leher. Serviks adalah organ yang menghubungkan rahim dengan vagina yang berfungs mengalirkan darah menstruasi dari rahim ke dalam vagina, tempat jalan keluarnya bayi saat dilahirkan, dan mengarahkan sperma ke dalam rahim selama hubungan seksual. Sedangkan Kanker adalah sebutan untuk suatu penyakit dimana sel-sel tubuh yang normal berubah abnormal yang dapat menyebar ke bagian tubuh lain melalui darah dan sistem limpa.
Jadi, kanker serviks adalah kanker yang tumbuh dari sel-sel serviks, entah dari leher rahim atau mulut rahim atau kedua-duanya. Kanker serviks menyerang siapa saja, entah itu artis, atau bahkan kalangan menengah ke bawah, entah itu saudara kita, atau tetangga kita. Apakah kanker serviks menular? Jawabannya tidak menular, karena penyakit ini bukan akibat inveksi, seperti bakteri.
Namun bila sudah terinveksi HPV (Human Papiloma Virus), penyakiyt ini dapat menular melalui hubungan seksual, dan antara kulit ke kulit. Sebuah penelitian menemukan bahwa istri kedua dapat terjangkit kanker serviks karena sang suami terkena virus tersebut dari istri pertama saat berhubungan seksual.
Kanker jenis ini merupakan kanker terbanyak yang dialami perempuan di Indonesia. Menurut data 83% penderita kanker serviks terdapat di negara-negara sedang berkembang. Sekitar 510.000 orang wanita didiagnosa kanker serviks, sedangkan 280.000 orang diantaranya meninggal dunia. Menurut WHO (World Health Organization) atau organisasi kesehatan dunia, setiap dua menit, wanita meninggal dunia karena penyakit ini.
Di Indonesia, setiap hari ditemukan sekitar 40-55 kasus perhati. Bukan angka yang sedikit. Diperkirakan setiap jam, seorang meninggal karena kanker serviks. Artinya dalam sehari, ada 24 orang meninggal karena penyakit ini.
Perempuan Indoensia sangat tinggi resikonya terkena penyakit ini, karena minimnya pengetahuan atau sosialisasi tentang pola hidup sehat, yang menyebabkan lemahnya sistem kekebalan tubuh sehingga mudah terserang penyakit, atau minimnya kesadaran menjaga kebersihan badan dan vagina
Baca ya :
1. Cara Ampuh Mencegah Kanker Serviks
Yayasan kanker Indoensaia menyebutkan bahwa angka kematian kanker serviks merupakan yang terbanyak diantara jenis kanker lainnya di kalangan perempuan yaitu 52 juta perempuan Indoensia beresiko terkena penyakit ini, dan 36% perempuan dari seluruh penderita kanker adalah terkena kanker serviks. Ada 15.000 kasus pertahun dengan kematian 8.000 orang perhatahun.
Angka harapan hidup lima tahun jika kanker ini diketahui dan diobati pada stadium 1 adalah 70-75%, pada stadium 2 60% sedangkan pada stadium 3 hanya 25%.
Gejala-gejala kanker serviks
Ada banyak gejala yang biasanya dialami oleh penderitanya diantaranya:
Gejala kanker serviks stadium lanjut

  • Keputihan yang tidak sembuh denhan pengobatan pada umumnya 
  • Nyeri pada perut bawah 
  • Pendarahan sesudah melakukan hubungan intim 
  • Pendarahaan sesudah mati haid (menopause) 
  • Seringkali tanpa gejala/diketahui dengan skrining 
Gejala kanker serviks stadium 3 atau telah terjadi penyebaran 

  • Keluar cairan kekuning-kuningan, berbau atau bercampur nanah (keputihan karena kanker) 
  • Tidak dapat buang air kecil (sumbatan saluran kencing) 
  • Sakit ketika melakukan hubungan seks 
  • Terasa sangat lelah 
  • Hilang nafsu makan 
  • Turun berat badan 
  • Nyeri panggul (kanker mengisi panggul) 
  • Sakit punggung (penyebaran ke tulang punggung) 
  • Sakit di kaki (karena kaki bengkak, berarti menyebar ke tulang kaki) 
  • Salah satu kaki bengkak (kankker yang menyumbat pembuluh limfe) 
  • Banyak pendarahan dari vangina (pendarahan dari kanker serviks) 
  • Bocor air kencing dan feses dari vagina 
  • Keretakan tulang (penyebaran ke tulang) 
  • Batuk-batuk (penyebaran ke paru-paru) 
Dari gejala saja, sulit memeperkirakan mengidap kanker serviks atau tidak, karena banyak penderita yang tidak memperlihatkan gejala sama sekali. Banyak wanita yang tidak menyadari terkena penyakit tersebut, dan baru mengetahuinya saat mencapai stadium yang cukup parah. Untuk itulah cara terbaik dengan skrining (pap smear) secara rutin.
Penyebab Kanker Serviks 

Kanker serviks bukanlah penyakit kutukan, atau datang sendiri, penyakit ini biasanya di sebabkan oleh kebiasaan yang keliru. Ada banyak sekali penyebab seroang terkena penyakit ini, baik oleh diri sendiri atau orang lain, diantaranya:
1. Mal Nutrisi 
Wanita kurang mampu, atau mereka yang memiliki pola makan tidak sehat, seperti makan-makanan yang lebih banyak mengandung bahan kimia dan pewarna makanan daripada kalorinya, akan lebih besar terkena penyakit virus HPV. Sebab gizi, dan nutrisi yang tidak memadai yang menyebabkan sistem kekabalan tubuh melemah, yang mengakibatan mudahnya terinveksi bakteri atau virus.
2. Merokok 
Wanita yang merokok memiliki kemungkinan duakali lipat terkena kanker serviks daripada yang tidak merokok. Karena rokok merupakan sumber zat kimia berbahaya, seperti racun. Racun tersebut akan dibawa aliran darah, dan disebar organ tubuh. Dalam suatu penelitian ditemukan zat tembakau dalam lendir serviks seorang perokok.
3. Inveksi HIV 
HIV merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Jika seorang terkan HIV/AID, maka orang itu akan lebih mudah terkena HPV.
4. Berganti-ganti Pasangan 
Seorang perempuan yang memiliki banyak pasangan, dan melakukan hubungan seksual dengan banyak lelaki cenderung mudah terkena penyakit ini, sebab virus yang bisa saja dibawa oleh salah satu pasangannya. Suami yang sering jajan di luar juga menyebabkan seorang istri beresiko terkena kanker serviks. Karena, ketidaktahuan penderitanya palagi di tahap awal kalau orang tersebut telah terinveksi. Apalagi berhubungan sek dengan laki-laki yang tidak disunat.
5. Memiliki Keluarga yang Terkena Kanker Serviks 
Beberapa ilmuan percaya bahwa seorang anak yang memilki ibu mengidap penyakit ini akan beresiko terkena sebab virus dibawa oleh genetik.
6. Umur 40 Tahun ke Atas 
Kanker serviks lebih banyak menyerang wanita berusia 40 tahun ke atas. Namun bukan berarti tidak menyerang usia di bawahnya, karena banyak juga penderita yang berusia di bawha 40 tahun.
7. Pil KB 
Analisis data oleh International Agency for Research on Center (IARC) pada tahun 2003 menemukan bahwa ada peningkatan risiko kanker serviks dengan penggunaan kontrasepsi oral, dan risiko berkurang ketika obat kontrasepsi oral dihentikan. Sedangkan menurut IARC menyatakan bahwa tingkat resikonya 4kali lebih besar dari seorang yang tdiak menggunkan pil KB.
Demikian pengertian, gejala, dan penyebab kanker serviks. Semoga Bermanfaat.

Reference: Cegah dan Deteksi Kanker Serviks, karya Dra. Hartati Nurwijaya, DR. Dr Andrijono SpoG (k), Prof.DR. H.K Suheimi SpOG (k)

Komentar

Trending

Bolehkah Penderita TBC Makan Mie? (Pengalaman Pribadi)

Penderita Tbc Jangan Mandi Air Dingin Dulu

Cara Menaikan Berat Badan 4 Kg Bagi Penderita Tbc (Pengalaman Pribadi)

Susu Penderita Tbc Untuk Menaikan Berat Badan

Contoh Menu Makanan untuk Penderita Tbc Sampai Sembuh

Penderita TBC Boleh Minum Es? (Pengalaman Pribadi)

Pengertian Keperawatan Terbaru Menurut Para Ahli