Pengalaman Tes HIV di Puskesmas

.
kementriankesehatan.ocm - Seperti yang sudah saya ceritakan sebelumnya, saya digiring ke ruangan HIV, dan saudara saya bertanya pada petugas itu, "bukankah sudah selesai? mau diapakan lagi?"
"tes hiv di puskesmas"
source: wikipedia
Sampai di sana, berbisik, kalau seakrang ada yang namanya kolaborasi TB/HIV. Baru dengar ada penyakit yang bisa berkolaborasi. Katanya ada beberapa pasien TBC yang diobati dengan oat tapi tak sembuh-sembuh, ternyata ada riwayat HIV. Kedua penyakit itu sama-sama menyerang kekebalan tubuh. Jadi harus dua-duanya diobati. Saya jadi dag dig dug... Jangan-jangan saya kena penyakit kelamin itu. Ya Tuhan...
Ia bilang, dan berjanji tidak akan mengatakan kepada siapapun tentang ini, dalam pengertian bila saya terbukti positive, ia akan merahasiakannya kepada semua orang, terutama keluarga saya.
Saya jadi dag... dig... dug...
Saya duduk di sana, dan seorang yang menangani saya itu BU C, ia kurus seperti saya, dan saya meletakan sebelah tangan saya, diambil darahnya untuk di suntik. Waktu disuruh mengepal,  karena mau disuntik, saya tidak bisa melakukannya, saya sudah berusaha mengepalkannya sekuat tenaga, tapi ya tetap tidak bisa. Terlanjur lemas duluan. Haha
Sehingga ia suntik saja, dan rasanya, clekit. Tidak sakit, tapi kalau lihat darah saya lemes. Ia berikan kapas dan ditaruh di bagian luka tersebut, tapi saya masih mencoba mengepal.
"Sudah." Katanya, "sudah selesai tidak usah mengepalkan tangan lagi. Gitu aja takut. Saya tiap hari begini." Katanya.
Saya cuma membatin, "Iya tiap hari yang menyuntik, bukan disuntik."
Dan tentang hasilnya, saya harus menunggu beberapa menit. Saya tunggu deh, dan dag... dig... dug...
Saya liat ruangan samping tempat menguji darah saya.
"Tunggu dulu ya, lima menit."
Saya cuma mengangguk.
Dag... dig... dug...
Saya lihatin lagi.
Dag... dig... dug...
Sampai ia berkata, "Sudah ketahun mas hasilnya." Katanya, "negative."
Rasanya saya ingin berteriak.
Demikian artikel Pengalaman Tes HIV di Puskesmas, semoga bermanfaat.

Komentar

Trending

Bolehkah Penderita TBC Makan Mie? (Pengalaman Pribadi)

Penderita Tbc Jangan Mandi Air Dingin Dulu

Cara Menaikan Berat Badan 4 Kg Bagi Penderita Tbc (Pengalaman Pribadi)

Susu Penderita Tbc Untuk Menaikan Berat Badan

Contoh Menu Makanan untuk Penderita Tbc Sampai Sembuh

Penderita TBC Boleh Minum Es? (Pengalaman Pribadi)

Pengertian Keperawatan Terbaru Menurut Para Ahli